3 Langkah Mudah Lakukan Analisis Kompetitor


Ketika memutuskan untuk memulai bisnis, pastikan kamu memiliki wawasan yang cukup tentang kompetitor kamu. Melakukan analisis kompetitor membantu kamu agar tahu strategi seperti apa yang harus dilakukan, selain itu kamu juga bisa mencari peluang yang bisa kamu manfaatkan.


Sebelum itu, harus dipahami bahwa kompetitor bisa dibagi menjadi dua kategori. Kategori kompetitor yang pertama ialah kompetitor langsung. Kompetitor langsung menjual jenis produk dengan estetika serta price point yang serupa. Sedangkan kompetitor tidak langsung menjual jenis produk yang sama tetapi memiliki estetika dan price point yang berbeda.


Setelah kita tahu jenis-jenis kompetitor barulah kita bisa memulai analisis kompetitor. Langkah-langkahnya sebagai berikut:



1. Pahami Brand Positioning Anda


Dengan mengetahui brand positioning, kita juga bisa mengenali siapa kompetitor kita, terutama yang tergabung dalam kategori kompetitor langsung. Brand positioning bisa dilihat dari pilihan produk dan juga harga yang ditawarkan dari sebuah brand.






2. Pelajari Pilihan Produk Dan Harga Brand Lain


Dengan mempelajari jenis produk dan harga yang ditawarkan dari brand lain, kamu bisa mengetahui siapa kompetitor langsung dan tidak langsung dari brand kamu. Kompetitor langsung memerlukan perhatian khusus karena produk dan harga yang ditawarkan berada di dalam satu kategori yang sama dengan brand kamu. Sedangkan kompetitor tidak langsung merupakan alternatif dari brand kamu.




3. Lacak Secara Rutin Performa Kompetitor


Dengan melacak performa kompetitor secara rutin kamu bisa mengukur strategi seperti apa yang bisa kamu lakukan. Selain itu kamu juga bisa saja menemukan peluang yang belum dilakukan oleh kompetitor kamu.


Persaingan bisnis yang sehat merupakan indikasi industri yang maju sehingga jika brand kamu melakukan analisis kompetitor dengan baik maka kamu sudah sedikit berkontribusi untuk memajuka industri UMKM di Indonesia.


Turut serta dalam memajukan industri, Praktis menyediakan solusi supply chain bagi pelaku bisnis UMKM dan UKM yang ingin mengembangkan bisnisnya menjadi lebih besar lagi.



28 views0 comments