Perhatikan Hal Ini Sebelum Membuat 'Meme' Konten


Membuat konten untuk promo produk dari brand bisa lewat berbagai macam konten, mulai dari konten edukasi, tips, product knwoledge dll. Namun dengan pengaruh berkembang berbagai macam platform sosial media, kita juga sering menemukan berbagai macam konten lainnya juga, termasuk ‘meme’.


Selain untuk membuat hal lucu dari ‘meme’, konten ini juga bisa kamu aplikasikan untuk konten marketing sosial media brand kamu, baik cuman sekadar untuk memberi hiburan atau langsung mempromosikan produk kamu.

Kegiatan promosi bisnis dengan menggunakan meme disebut meme-jacking atau meme-vertising. Meme dipercaya menjadi salah satu medium yang membawa pengaruh besar terhadap bisnis.


Konten ini memang cara pintas dan cepat mendapatkan engagement yang tinggi dari audiens. Namun sebelum membuatnya, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan!



Pahami Sifat & Gagasan Meme


Jika kamu ingin membuat memejacking, pahami dulu karakter dari meme yang digunakan, termasuk kapan dan bagaimana penggunaannya.

Jangan sampai meme yang kamu buat mengandung hal-hal yang akan merugikan brand.





Pahami Karakter Customer


Selanjutnya adalah memahami karakter dari customer yang dituju. Mulai dari memahami keinginan hingga preferensi customer, merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan.


Dengan mengerti preferensi target customer, maka penggunaan meme akan menjadi lebih efektif. Karena meme dapat dipastikan sesuai dan relevan dengan selera dari target konsumen.


Langsung Eksekusi


Setiap meme akan bergerak sesuai tren. Ada beberapa meme yang dapat bertahan sampai bertahun-tahun, tetapi tidak sedikit pula yang hanya bertahan selama beberapa bulan atau bahkan beberapa minggu saja.


Jadi, jika ingin memejacking langsung eksekusi sebelum tren meme tersebut sudah mulai tidak populer lagi.





Jangan Takut Tidak Lucu


Bersenang-senanglah dengan meme yang kamu bikindan jangan takut tidak lucu, dan gagal.


Buat sekreatif dan seunik mungkin agar target pasar tertarik untuk melihat, berinteraksi, menyebarkan, dan membicarakannya.








Cobalah membuat konten meme yang tepat untuk audiens brand kamu sendiri. Konten ini akan bisa mendapatkan ketertarikan customer terhadap brand dan engagement di sosial media brand kamu.



7 views0 comments